PERBANDINGAN STRUKTUR DAN PENDEKATAN KURIKULUM SMA DAN SMK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21

Penulis

  • Cindy Kristina Pardosi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Eyunika Limbong Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Gebriella Enjelina Sihombing Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Rachel Novita Pakpahan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Romansyah Saragih Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Susy Alestriani Sibagariang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Kata Kunci:

Kurikulum SMA, Kurikulum SMK, Keterampilan Abad 21, Literasi, Pembelajaran Vokasional

Abstrak

Perubahan paradigma pendidikan di abad 21 menuntut adanya penyesuaian dalam struktur dan pendekatan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan kompetensi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara kurikulum Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam mengembangkan keterampilan abad 21. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai referensi ilmiah dari Jurnal Kurikulum Indonesia, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, dan Jurnal Inovasi Kurikulum periode 2023–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum SMA lebih berorientasi pada penguatan akademik, literasi ilmiah, dan kemampuan berpikir kritis, sementara kurikulum SMK menitikberatkan pada kompetensi vokasional, kemampuan beradaptasi, dan keterampilan teknologi. Keduanya memiliki arah kebijakan yang sama, yakni membentuk lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tuntutan pasar kerja.

The paradigm shift in 21st-century education requires curriculum structures and approaches to align with global competency needs. This study aims to analyze the comparison between the Senior High School (SMA) and Vocational High School (SMK) curricula in developing 21st-century skills. The study employs a literature review method, analyzing academic sources from Jurnal Kurikulum Indonesia, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, and Jurnal Inovasi Kurikulum (2023–2025). The findings indicate that the SMA curriculum focuses on strengthening academic knowledge, scientific literacy, and critical thinking, whereas the SMK curriculum emphasizes vocational competence, adaptability, and technological skills. Both curricula share the same educational vision to produce graduates who can adapt to rapid technological development and labor market demands.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30