IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP PERMAINAN ANSAMBEL DALAM BENTUK ORKES SULING BAMBU DI SMA NEGERI SASITAMEAN KABUPATEN MALAKA

Penulis

  • Yohanis Devriezen Amasanan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

Kata Kunci:

Prinsip Ansambel, Orkes, Suling Bambu, Musik Tradisional, Kabupaten Malaka

Abstrak

Di era perkembangan global dan eksistensi media digital yang semakin canggih membuat keberadaan suling bambu sebagai alat musik tradisional mulai meredup dan dianggap kuno, sehingga sulit bersanding dengan kesenian modern. Hal inilah yang mendorong peneliti melakukan penelitian mengenai penerapan prinsip ansambel dalam penyajian orkes suling bambu di SMA Negeri Sasitamean, Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis prinsip ansambel berkaitan dengan penerapannya dalam orkes suling bambu. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Tindakan lapangan. Hasil penelitian ditemukan bahwa prinsip bermain ansambel yang pertama adalah prinsip keseimbangan, dalam hal ini keseimbangan pembagian alat musik, serta prinsip kerjasama yang sangat menentukan keberhasilan penyajian orkes musik suling bambu. Musik suling bambu di Kabupaten Malaka diklasifikasikan ke dalam 3 kelompok, yakni suling kecil/ suling lagu, suling terompet dan suling bass. Proses penerapan prinsip ansambel dalam penyajian orkes suling bambu dilakukan dengan menggunakan metode drill diawali terlebih dahulu dengan pembagian suling bambu secara seimbang dan pengenalan alat musik suling bambu, selanjutnya latihan menggunakan etude yang telah disiapkan serta pengaplikasian ke dalam model lagu daerah Malaka. Tahap akhir yakni evaluasi serta dokumentasi sebagai langkah awal pelestarian kesenian daerah.

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-30