INTEGRASI PEMIKIRAN KRITIS DALAM KURIKULUM MODERN

Penulis

  • Gunawan Universitas Muhammadiyah Bima
  • Nasaruddin Universitas Muhammadiyah Bima
  • Ruslan Universitas Muhammadiyah Bima

Kata Kunci:

Berpikir Kritis, Kurikulum Modern, Pembelajaran Aktif, Penilaian, Teknologi Pendidikan

Abstrak

Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang paling mendesak di abad ke-21 dan menjadi kunci keberhasilan di era modern. Akan tetapi, kurikulum pendidikan saat ini cenderung menekankan pada pencapaian akademis daripada pengembangan keterampilan analisis dan pemecahan masalah. Hal ini menciptakan kesenjangan antara pembelajaran di kelas dan kebutuhan dunia nyata. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi untuk mengintegrasikan pemikiran kritis ke dalam kurikulum modern, dengan fokus pada metode pembelajaran aktif, inovasi penilaian, dan penggunaan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka dan analisis studi kasus dari sekolah dan lembaga yang telah menerapkan pemikiran kritis dalam kurikulum mereka. Data dianalisis untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dan kendala yang dihadapi dalam implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan seperti pembelajaran berbasis masalah, proyek kolaboratif lintas disiplin, dan penilaian berbasis analisis memiliki dampak yang signifikan terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Selain itu, pelatihan guru dan penggunaan teknologi interaktif telah terbukti mempercepat integrasi pemikiran kritis ke dalam pembelajaran sehari-hari. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup rekomendasi bagi pembuat kebijakan pendidikan untuk mendukung implementasi kurikulum berbasis pemikiran kritis dengan menyediakan sumber daya dan pelatihan yang memadai. Sekolah dan pendidik juga didorong untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan dunia modern saat ini. Dengan integrasi yang tepat, siswa diharapkan tidak hanya menjadi pemikir kritis yang kompeten tetapi juga individu yang siap menghadapi tantangan global.

Critical thinking is one of the most urgent skills in the 21st century that is the key to success in the modern era. However, the current educational curriculum tends to emphasize academic achievement rather than the development of analytical and problem-solving skills. This creates a gap between classroom learning and real-world needs. Therefore, this article aims to explore strategies for integrating critical thinking into the modern curriculum, focusing on active learning methods, assessment innovations, and the use of technology. This study uses a qualitative approach with a literature review method and case study analysis from schools and institutions that have implemented critical thinking in their curriculum. Data are analyzed to identify effective strategies and obstacles faced in implementation. The results of the study indicate that approaches such as problem-based learning, cross-disciplinary collaborative projects, and analysis-based assessments have a significant impact on developing students' critical thinking skills. In addition, teacher training and the use of interactive technology have been shown to accelerate the integration of critical thinking into everyday learning. The practical implications of this study include recommendations for educational policy makers to support the implementation of a critical thinking-based curriculum by providing adequate resources and training. Schools and educators are also encouraged to adopt learning approaches that are more creative and relevant to the needs of today's modern world. With proper integration, students are expected to not only become competent critical thinkers but also individuals who are ready to face global challenges.

Unduhan

Diterbitkan

2025-01-30