IMPLEMENTASI KINERJA LEMBAGA PENDIDIKAN MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD: STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 LONG BAGUN KABUPATEN MAHAKAM ULU
Kata Kunci:
Implementasi Kinerja, Balanced Scorecard, Lembaga Pendidikan, Sekolah Menengah AtasAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kinerja lembaga pendidikan di SMA Negeri 1 Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC). BSC adalah alat manajemen strategis yang mengukur kinerja organisasi dari empat perspektif: keuangan, pelanggan (siswa dan orang tua), proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yang mengkaji berbagai penelitian terdahulu terkait penerapan BSC dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BSC di SMA Negeri 1 Long Bagun memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kinerja lembaga pendidikan tersebut. Perspektif keuangan menunjukkan pengelolaan dana yang efisien, meskipun alokasi untuk pengembangan fasilitas dan kesejahteraan tenaga pendidik masih terbatas. Dalam perspektif pelanggan, baik siswa maupun orang tua umumnya merasa puas dengan kualitas pengajaran yang diberikan, meskipun masih ada kebutuhan untuk meningkatkan fasilitas dan akses teknologi. Perspektif proses internal menunjukkan bahwa SMA Negeri 1 Long Bagun telah melakukan digitalisasi administrasi dan manajemen, namun ada tantangan dalam hal koordinasi antarbagian. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan upaya yang baik dalam pengembangan kapasitas tenaga pengajar, meskipun penguasaan teknologi masih menjadi kendala. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan BSC dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai efektivitas dan efisiensi kinerja SMA Negeri 1 Long Bagun, dan membantu merumuskan strategi untuk perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.