IMPLEMENTASI APLIKASI EDUCATION MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM (EMIS) DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI MADRASAH DI MTS TASWIRUL AFKAR SURABAYA

Penulis

  • Achmad Aldhilah Santoso Institut Al Fithrah Surabaya
  • M. Faiz Al Arif Institut Al Fithrah Surabaya

Kata Kunci:

Education Management Information System (EMIS), Implementasi, Pelayanan Administrasi, Sistem Informasi Manajemen, Madrasah

Abstrak

Implementasi Education Management Information System (EMIS) menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi pelayanan administrasi madrasah melalui pengelolaan data pendidikan yang terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi aplikasi EMIS, proses pengelolaan dan penggunaan data EMIS, serta kontribusinya terhadap pelayanan administrasi madrasah di MTs Taswirul Afkar Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi EMIS telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan oleh Kementerian Agama melalui pengelolaan data peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta data kelembagaan secara terintegrasi. Proses pengelolaan data dilakukan melalui tahapan penginputan, verifikasi, validasi, sinkronisasi, dan pemanfaatan data untuk mendukung berbagai layanan administrasi madrasah, seperti pendataan peserta didik, pengelolaan data guru melalui SIMPATIKA, administrasi sarana dan prasarana, serta pelaporan kelembagaan. Implementasi EMIS berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pelayanan administrasi melalui pengelolaan data yang lebih sistematis, akurat, terintegrasi, dan mudah diakses. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa perubahan fitur dan kebijakan sistem, gangguan (error) saat penginputan dan sinkronisasi data, perubahan format data, serta maintenance server yang memengaruhi kelancaran pelayanan administrasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan sistem yang lebih stabil serta koordinasi yang berkelanjutan antara pengelola sistem pusat dan satuan pendidikan agar pelayanan administrasi berbasis EMIS dapat berjalan secara optimal.

The implementation of the Education Management Information System (EMIS) has become an essential component in supporting the digitalization of madrasah administrative services through integrated educational data management. This study aims to describe the implementation of the EMIS application, the process of managing and utilizing EMIS data, and its contribution to administrative services at MTs Taswirul Afkar Surabaya. A qualitative approach with a descriptive research design was employed. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that EMIS has been implemented in accordance with the procedures established by the Ministry of Religious Affairs through the integrated management of student, teacher, educational staff, and institutional data. Data management is carried out through data entry, verification, validation, synchronization, and data utilization to support various administrative services, including student administration, teacher administration through SIMPATIKA, facilities and infrastructure management, and institutional reporting. The implementation of EMIS contributes to improving the effectiveness of administrative services by providing more systematic, accurate, integrated, and accessible data management. However, several challenges remain, including changes in system features and policies, system errors during data entry and synchronization, changes in data formats, and server maintenance that affect the continuity of administrative services. Therefore, a more reliable system and continuous coordination between central system administrators and educational institutions are necessary to optimize EMIS-based administrative services.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20