IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X SMA NEGERI 1 DEMON PAGONG TAHUN PELAJARAN 2025/2026

Penulis

  • Maria Indriani Tuto Leyn Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL)
  • Reinaldis Masi Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL)
  • Maria Fatima Bongi Beribe Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL)

Kata Kunci:

Kurikulum Merdeka

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Ekonomi kelas X SMA Negeri 1 Demon Pagong Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Guru Mata Pelajaran Ekonomi, dan peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Demon Pagong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran ekonomi telah dilaksanakan melalui tiga indikator utama, yaitu pembelajaran berbasis proyek, fokus pada materi esensial, dan fleksibilitas pembelajaran. Pada pembelajaran berbasis proyek, guru memberikan tugas proyek yang melibatkan siswa dalam kegiatan pengamatan, diskusi kelompok, penyusunan laporan, dan presentasi sehingga meningkatkan keaktifan, kerja sama, serta pemahaman siswa terhadap materi. Pada fokus materi esensial, guru memusatkan pembelajaran pada materi yang sesuai dengan capaian pembelajaran sehingga siswa dapat memahami konsep-konsep ekonomi secara lebih mendalam. Sementara itu, pada fleksibilitas pembelajaran, guru menggunakan berbagai metode pembelajaran seperti diskusi, tanya jawab, presentasi, dan penugasan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Penerapan kurikulum merdeka tersebut memberikan dampak positif terhadap keaktifan, kemandirian, kepercayaan diri, serta pemahaman siswa dalam proses pembelajaran ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran ekonomi kelas X SMA Negeri 1 Demon Pagong telah dilaksanakan sesuai dengan karakteristik kurikulum merdeka, yaitu melalui pembelajaran berbasis proyek, fokus pada materi esensial, dan fleksibilitas pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

This study was conducted to determine the implementation of the Merdeka Curriculum in Economics subject for Grade X students of SMA Negeri 1 Demon Pagong in the 2025/2026 academic year. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The research subjects consisted of the principal, the vice principal for curriculum affairs, the Economics teacher, and Grade X students of SMA Negeri 1 Demon Pagong. The results of the study showed that the implementation of the merdeka curriculum in economics learning was carried out through three main indicators, namely project-based learning, a focus on essential materials, and learning flexibility. In project-based learning, the teacher assigned projects that involved students in observation activities, group discussions, report writing, and presentations, thereby enhancing students’ activeness, cooperation, and understanding of the subject matter. In terms of essential materials, the teacher focused learning on materials that were aligned with the learning outcomes, enabling students to gain a deeper understanding of economic concepts. Meanwhile, learning flexibility was implemented through various learning methods such as discussions, question-and-answer sessions, presentations, and assignments that were adjusted to the needs and characteristics of the students. The implementation of the merdeka curriculum had a positive impact on students’ activeness, independence, self-confidence, and understanding in the Economics learning process. Based on the findings, it can be concluded that the implementation of the merdeka curriculum in economics subject for Grade X students of SMA Negeri 1 Demon Pagong was carried out in accordance with the characteristics of the merdeka curriculum through project-based learning, a focus on essential materials, and learning flexibility that was adapted to the needs of the students.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31