PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN EDUKATIF BERBASIS PERMAINAN ULAR TANGGA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR
Kata Kunci:
Media Permainan Ular Tangga, IPASAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa permainan ular tangga untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, memotivasi belajar, dan fokus peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV Sekolah Dasar yang layak ditinjau dari segi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek dari penelitian ini adalah 25 peserta didik kelas IV SDN 35 Parak Karakah. Instrumen pengumpulan data adalah lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli bahasa, dan validasi ahli media, lembar angket respon guru, lembar angket respon peserta didik, pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji kevalidan, uji kepraktisan, uji keefektifan media pembelajaran. Hasil data kevalidan media pembelajaran diperoleh berdasarkan hasil penilaian validasi materi oleh ahli yang memperoleh persentase sebesar 98% dengan kategori ”sangat valid”, validasi bahasa sebesar 98% dengan kategori ”sangat valid”, dan validasi media sebesar 98%. Hasil data kepraktisan diperoleh berdasarkan hasil penilaian angket respon guru yang memperoleh persentase 95% dengan kategori ”sangat praktis” dan hasil penilaian angket respon peserta didik yang memperoleh persentase 90,24% dengan kategori ”sangat praktis”. Hasil data keefektifan media pembelajaran dilihat dari peningkatan signifikan pada analisis N-gain dengan perolehan rata-rata 0,58 dengan kategori sedang dan cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi media dalam proses pembelajaran dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar peserta didik. Permainan ular tangga tidak hanya membantu dalam penyampaian materi ajar dengan bermain, namun juga interaktif, kreatif dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pendidik untuk mengadopsi media serupa dalam pengajaran mereka, serta memberikan wawasan bagi pengembang media pendidikan dalam menciptakan alat bantu belajar yang lebih inovatif dan efektif. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pencapaian hasil belajar yang lebih baik di sekolah.