URGENSI PENDIDIKAN SEKSUAL DALAM PEMBELAJARAN SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA

Penulis

  • Siti Nurjanah Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Murfiah Dewi Wulandari Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Darsinah Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kata Kunci:

Pendidikan, seksual, remaja

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi pendidikan seksual dalam pembelajaran sebagai strategi pencegahan kenakalan remaja serta upaya madrasah dalam memberikan Pendidikan seksual pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan Teknik pemgumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah menggunakan teknik analisis tematik yang melibatkkan langkah- langkah seperti, transkripsi, pengkodean, pengelompokan tema, interprestasi tema. Untuk memastikan validitas dan relibilitas data, beberapa langkah dilakukan peneliti yaitu, triangulasi data, member chacking, dan peer debriefing. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian, pembentukan pola pikir yang nantinya akan menjadi bekal untuk masa remaja agar tidak terjadi dampak kenakalan remaja yang besar. Madrasah memiliki peran yang sangat penting dalam menangani kenakalan remaja yang disebabkan oleh kurangnya Pendidikan seksual. Dengan mengintegrasikan Pendidikan seksual dalam kurikulum, melibatkan orang tua, menyediakan layanang konseling, mengadakan kampanye kesadaran dan memperkuat Pendidikan moral dan agama, madrasah dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang sehat tentang seksualitas dan hubungan.

This research aims to determine the urgency of sexual education in learning as a strategy for preventing juvenile delinquency and the efforts of madrasas in providing sexual education to students. This research uses a qualitative descriptive research method with observation, interview and documentation data collection techniques. Data is processed using thematic analysis techniques which involve steps such as transcription, coding, grouping themes, interpreting themes. To ensure the validity and reliability of the data, several steps were taken by researchers, namely, data triangulation, member checking, and peer debriefing. Participants were selected using purposive sampling technique. The results of the research are the formation of a mindset that will later become a provision for adolescence so that there is no major impact of juvenile delinquency. Madrasas have a very important role in dealing with juvenile delinquency caused by a lack of sexual education. By integrating sexual education in the curriculum, involving parents, providing counselling services, holding awareness campaigns and strengthening moral and religious education, madrasas can help students develop a healthy understanding of sexuality and relationships

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-20