IMPLEMENTASI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V DI SDN BANUA HANYAR HULU KABUPATEN TAPIN

Penulis

  • Ahmad Bahrian Universitas PGRI Kalimantan
  • Isna Kasmilawati Universitas PGRI Kalimantan

Kata Kunci:

Implementasi Media Interaktif, Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar.

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan media interaktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mendukung guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Meskipun media interaktif telah digunakan di SDN Banua Hanyar Hulu Kabupaten Tapin, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala yang perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: implementasi media interaktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas V, kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan media interaktif dan upaya guru dalam mengatasi kendala penggunaan media interaktif pada siswa kelas V SDN Banua Hanyar Hulu Kabupaten Tapin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru kelas V dan enam orang siswa kelas V SDN Banua Hanyar Hulu Kabupaten Tapin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengujian keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: implementasi media interaktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia telah dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Media yang digunakan meliputi Canva, video pembelajaran dari YouTube, Quizizz, dan Panel Interaktif Digital (PID). Penggunaan media interaktif mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, serta membantu siswa memahami materi Bahasa Indonesia yang disampaikan guru: kendala yang dihadapi guru meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, gangguan jaringan internet, keterbatasan waktu pembelajaran, serta perbedaan kemampuan siswa dalam menggunakan media berbasis teknologi dan upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut meliputi mempersiapkan media dan perangkat sebelum pembelajaran, menyediakan alternatif media pembelajaran, menyesuaikan penggunaan media dengan kondisi siswa, serta memberikan pendampingan dan bimbingan selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media interaktif berperan penting dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih aktif, menarik, dan bermakna.

This research is motivated by the importance of using interactive media in Indonesian language learning to support teachers and students in the learning process. Although interactive media has been used at SDN Banua Hanyar Hulu, Tapin Regency, its implementation still faces various obstacles that need to be studied more deeply. This study aims to describe: (1) the implementation of interactive media in Indonesian language learning for fifth grade students; (2) obstacles faced by teachers in implementing interactive media; and (3) teachers' efforts in overcoming obstacles in using interactive media for fifth grade students at SDN Banua Hanyar Hulu, Tapin Regency. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. The research subjects consisted of one fifth grade teacher and six fifth grade students at SDN Banua Hanyar Hulu, Tapin Regency. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the stages of data reduction, data presentation, as well as drawing conclusions and verification. Data validity testing was carried out through technical triangulation and source triangulation. The results of the study indicate that: (1) the implementation of interactive media in Indonesian language learning has been carried out through the planning, implementation, and evaluation stages. The media used include Canva, learning videos from YouTube, Quizizz, and the Digital Interactive Panel (PID). The use of interactive media can create more interesting and interactive learning, increase student involvement in the learning process, and help students understand the Indonesian language material presented by the teacher; (2) obstacles faced by teachers include limited facilities and infrastructure, internet network disruptions, limited learning time, and differences in student abilities in using technology-based media; and (3) efforts made by teachers to overcome these obstacles include preparing media and devices before learning, providing alternative learning media, adjusting the use of media to student conditions, and providing assistance and guidance during the learning process. Thus, interactive media plays an important role in creating more active, interesting, and meaningful Indonesian language learning.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30