STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENGELOLAAN KONFLIK

Penulis

  • Indah Lestari Universitas Lambung Mangkurat
  • Nurhalisa Khatami Universitas Lambung Mangkurat
  • Nova Khoirunnisa Witanti Universitas Lambung Mangkurat
  • Astri Kirana Universitas Lambung Mangkurat
  • Ahmad Suriansyah Universitas Lambung Mangkurat
  • Ratna Purwanti Universitas Lambung Mangkurat

Kata Kunci:

Komunikasi Dalam Organisasi, Kepemimpinan, Penyelesaian Konflik, Negosiasi, Mediasi, Pendidikan Anak Usia Dini.

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi organisasi dan kepemimpinan dalam mengelola konflik di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Konflik yang muncul akibat perbedaan pandangan, miskomunikasi, pembagian tugas, maupun perbedaan kepentingan dapat menghambat pencapaian tujuan lembaga apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi organisasi dan gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan konflik, serta menjelaskan peran mediasi dan negosiasi dalam penyelesaian konflik di lembaga PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di UPTD TK Negeri Pembina Panyipatan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi berlangsung melalui saluran formal dan informal yang mendukung koordinasi serta hubungan kerja antaranggota lembaga. Kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dan partisipatif dengan membangun komunikasi terbuka, melibatkan guru dalam musyawarah, memberikan motivasi, dan menciptakan suasana kerja yang harmonis. Konflik yang terjadi umumnya disebabkan oleh perbedaan pendapat, miskomunikasi, dan pembagian tanggung jawab. Penyelesaian konflik dilakukan melalui mediasi dan negosiasi dengan mengedepankan prinsip saling memahami dan mencari solusi yang menguntungkan semua pihak. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi organisasi yang efektif, kepemimpinan yang demokratis, serta penerapan mediasi dan negosiasi yang tepat berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di lembaga PAUD.

This research is motivated by the importance of organizational communication and leadership in managing conflict in Early Childhood Education (PAUD) institutions. Conflicts arising from differing perspectives, miscommunication, division of tasks, or differing interests can hinder the achievement of institutional goals if not handled appropriately. This study aims to describe the principal's organizational communication and leadership style in conflict management, as well as to explain the role of mediation and negotiation in conflict resolution in PAUD institutions. The research used a qualitative descriptive approach with a case study conducted at the UPTD TK Negeri Pembina Panyipatan. Data were obtained through interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that organizational communication occurs through formal and informal channels that support coordination and working relationships among members of the institution. The principal applies a democratic and participatory leadership style by establishing open communication, involving teachers in discussions, providing motivation, and creating a harmonious work environment. Conflicts that occur are generally caused by differences of opinion, miscommunication, and the division of responsibilities. Conflict resolution is achieved through mediation and negotiation, prioritizing the principles of mutual understanding and seeking solutions that benefit all parties. These findings indicate that effective organizational communication, democratic leadership, and the appropriate application of mediation and negotiation play a crucial role in creating a harmonious work environment and supporting the improvement of the quality of educational services in early childhood education institutions.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30