IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN RESITASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN AL-FAQIH SUMBER NYAMPLONG KOWEL PAMEKASAN

Penulis

  • Uswatul Baroroh Universitas Islam Madura
  • Abd Haris Universitas Islam Madura
  • Abdul Munib Universitas Islam Madura

Kata Kunci:

Metode Resitasi, Hasil Belajar, Pendidikan Agama Islam

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar sebagian siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diduga berkaitan dengan penerapan metode pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Salah satu alternatif yang diterapkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al-Faqih Sumber Nyamplong Kowel Pamekasan adalah metode resitasi (penugasan), yang menuntut siswa untuk aktif belajar secara mandiri baik di sekolah maupun di luar sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode pembelajaran resitasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, kepala sekolah, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperiksa. melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode resitasi dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu pemberian tugas, pelaksanaan tugas, dan pertanggungjawaban tugas, yang secara umum mampu meningkatkan pemahaman, kemandirian belajar, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Faktor pendukung meliputi motivasi guru, dukungan sarana pembelajaran, dan lingkungan sekolah yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, dan minimnya pengawasan belajar di rumah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru PAI dalam mengoptimalkan penerapan metode resitasi.

This study is motivated by the still-low learning outcomes of some students in Islamic Religious Education (PAI) subject, which is presumed to be related to the application of less varied and teacher-centered learning methods. One alternative applied at SMK Al-Faqih Sumber Nyamplong Kowel Pamekasan is the recitation (assignment) method, which requires students to actively learn independently both at school and outside of school. This study aims to describe the implementation of the recitation learning method in improving student learning outcomes in the PAI subject, as well as to identify the supporting and inhibiting factors of its implementation. This research employs a qualitative approach with a descriptive research type. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with PAI teachers, the school principal, and students, as well as documentation study. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity examined through source and technique triangulation. The results show that the implementation of the recitation method was carried out in three stages, namely task assignment, task execution, and task accountability, which generally improved students' comprehension, learning independence, and learning outcomes in the PAl subject. Supporting factors include teacher motivation, availability of learning facilities, and a conducive school environment, while inhibiting factors include limited time, differences in students' abilities, and a lack of learning supervision at home. This study is expected to serve as evaluation material for PAI teachers in optimizing the implementation of the recitation method.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31