PENGARUH LATIHAN KEBUGARAN JASMANI TERHADAP KETERAMPILAN ASSEMBLING (PESERTA DIDIK KELAS REKOM DOJO DAIHATSU SMK AL-MUFTI SUBANG TAHUN 2025)

Penulis

  • Firman Maryanto Universitas Subang
  • R. Dadan Pra Rudian Universitas Subang
  • Tini Martini Universitas Subang
  • Deni Mudian Universitas Subang
  • Sopyan Rizki Haryadi Universitas Subang
  • Arif Pajar Prasetyo Universitas Subang

Kata Kunci:

Kesegaran Jasmani, Keterampilan, Teknik, Assembling

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Latihan Kebugaran Jasmani terhadap keterampilan assembling (peserta didik Kelas Rekom Dojo Daihatsu SMK Al-Mufti Subang Tahun 2025). Sampel penelitian seluruh peserta didik Kelas Rekom Dojo Daihatsu SMK Al-Mufti Subang Tahun 2025 dengan 61 siswa sebagai total sampling. Desain Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif kepada seluruh 61 siswa dengan tanpa membuat perbandingan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan melakukan Pre tes, Treatment, dan Post Test. Penelitian dilaksanakan 2 kali penilaian, berupa penilaian Pre Tes dan Penilaian Post test, yakni masing-masing pada aspek Kesegaran Jasmani serta aspek Keterampilan Teknik Assembling. Penelitian ini telah mendapatkan expert judgement. Berdasarkan  penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Pengaruh Latihan Kebugaran Jasmani terhadap keterampilan assembling (peserta didik Kelas Rekom Dojo Daihatsu SMK Al-Mufti Subang Tahun 2025), diantaranya: adanya peningkatan skor rata-rata pada Tingkat Kebugaran Jasmani responden, dari 10,44 pada pre-test menjadi 14,15 pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan adanya perubahan positif pada skor total responden setelah perlakuan atau intervensi yang diberikan. Selain itu, rentang skor juga mengalami perluasan, dari 7–13 pada pre-test menjadi 10–18 pada post-test, yang mengindikasikan adanya variasi peningkatan kemampuan atau pengetahuan responden serta terdapat nya pengaruh peningkatan skor rata-rata pada Keterampilan Teknik Assembling responden. Jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 61 responden (N = 61) dengan data yang valid secara listwise. Pada pengukuran pre-test (PRE DOJO ASSY SKOR TOTAL), diperoleh nilai minimum sebesar 157, nilai maksimum 179, rata-rata (mean) 168,16, dan standar deviasi 4,673. Sementara itu, pada pengukuran post-test (POST DOJO ASSY SKOR TOTAL), nilai minimum meningkat menjadi 168, nilai maksimum 193, rata-rata 183,49, dan standar deviasi 5,561.

This study investigates the effect of physical fitness training on assembling skills among students of the Rekom Dojo Daihatsu SMK Al-Mufti Subang in 2025. The research involved all students in the Rekom Dojo class, with a total sample of 61 participants selected through total sampling. The study employed a quantitative experimental design, consisting of pre-test, treatment, and post-test assessments. Measurements were conducted twice, focusing on two aspects: physical fitness and assembling technique skills. The results revealed a significant improvement in students’ performance following the intervention. The average score of physical fitness increased from 10.44 in the pre-test to 14.15 in the post-test, indicating a positive change after training. The score range also expanded from 7–13 in the pre-test to 10–18 in the post-test, reflecting greater variation in students’ abilities. Similarly, assembling technique skills showed notable progress. This study has been validated through expert judgment. In the pre-test (PRE DOJO ASSY TOTAL SCORE), the minimum score was 157, the maximum was 179, with a mean of 168.16 and a standard deviation of 4.673. In the post-test (POST DOJO ASSY TOTAL SCORE), the minimum score rose to 168, the maximum to 193, with a mean of 183.49 and a standard deviation of 5.561. These findings demonstrate that physical fitness training has a positive impact on both physical fitness levels and assembling skills among students, supporting the importance of integrating fitness programs into vocational education.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31