TANGGUNG JAWAB PENGAWAS LAPANGAN DALAM PENGENDALIAN PROYEK REKONSTRUKSI JEMBATAN DESA SUKA PINDAH

Penulis

  • Hari Kurniawan Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur, Sekolah Pascasarjana, Universitas Andalas
  • Jonrinaldi Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur, Sekolah Pascasarjana, Universitas Andalas

Kata Kunci:

Pengawas Lapangan, Infrastruktur, Jembatan

Abstrak

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis dengan banyak sungai,
jurang, dan lembah sehingga memerlukan jembatan untuk penghubung antara wilayah yang
terpisahkan oleh sungai sebagai penunjang prasarana transportasi. Kabupaten Mukomuko
merupakan salah satu kabupaten pemekaran di wilayah Provinsi Bengkulu, sehingga Pembangunan
fisik merupakan salah satu cara dalam meningkatkan kemajuan daerah. Majunya pembangunan suatu
daerah menyebabkan kegiatan dan kebutuhan manusia semakin meningkat, sehingga dapat
menyebabkan banyak permasalahan lalu lintas, salah satunya dalam bidang transportasi. jembatan
mempunyai peranan yang sangat penting dalam aktifitas bermasyarakat serta merupakan pekerjaan
yang terhitung mahal biayanya sehingga perlu adanya perhatian khusus dalam pembangunan dan
perawatannya. oleh karena itu diperlukan adanya pengawasan yang baik dalam proses Pembangunan
Infrastruktur tersebut. Pembangunan Rekonstruksi Jembatan Desa Suka Pindah merupakan jembatan
gatung yang merupakan akses utama masyarakat kecamatan (Lubuk Pinang) dan kecamatan (V
Koto) menuju lahan pertanian, dalam pembangunan infrastruktur Jembatan ini peran pengawas
lapangan sangat penting dalam pengendalian pelaksanaan proyek (Rekonstruksi Jembatan Desa Suka
Pindah), yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengkoordinasi aktivitas dilapangan selama
tahap pelaksanaan proyek dan juga sebagai perantara komunikasi antara manajemen proyek,
pelaksana pekerjaan proyek dan pekerja lapangan sehingga terlaksananya kegiatan pembangunan
sesuai dengan kualitas yang direncanakan.

Indonesia is an archipelagic country that has geographical conditions with many rivers, ravines and
valleys, so it requires bridges to connect areas separated by rivers to support transportation
infrastructure. Mukomuko Regency is one of the expanding districts in Bengkulu Province, so
physical development is one way to increase regional progress. The progress of development in an
area causes human activities and needs to increase, which can cause many traffic problems, one of
which is in the field of transportation. Bridges have a very important role in social activities and are
relatively expensive work so special attention is needed in their construction and maintenance.
Therefore, there is a need for good supervision in the Infrastructure Development process.
Development Rekonstruksi Jembatan Desa Suka Pindah is a hanging bridge which is the main access
for the sub-district Lubuk Pinang and sub-district V Koto communities to agricultural land, in the
construction of this bridge infrastructure, the role of the field supervisor is very important in
controlling the implementation of the project Rekonstruksi Jembatan Desa Suka Pindah, who is
responsible for supervising and coordinating activities in the field during the project implementation
phase and also as a communication intermediary between project management, project work
implementers and field workers so that development activities are carried out in accordance with
the planned quality.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-07