KETERKAITAN ANTARA AKTIVITAS WAKTU LUANG ANAK DAN KETERSEDIAAN RUANG BERMAIN TERBUKA DI KAWASAN URBAN DEPOK DENGAN PENDEKATAN PARTICIPATORY DESIGN

Penulis

  • Widi Dwi Satria Institut Teknologi Sumatera
  • Nova Asriana MS Institut Teknologi Sumatera
  • Zaki Akram Kamil Institut Teknologi Sumatera
  • Zulfa Etha Natasya Institut Teknologi Sumatera
  • Enrico Putra Komara Institut Teknologi Sumatera

Kata Kunci:

Ruang Bermain Terbuka, Waktu Luang Anak-anak, Perkembangan Anak, Kota Depok, Kebijakan Perkotaan, Kolaborasi

Abstrak

Penelitian ini membahas keterkaitan antara aktivitas waktu luang anak dan ketersediaan ruang bermain terbuka di kawasan perkotaan, dengan fokus pada Kota Depok. Melalui pendekatan partisipatif dalam desain dan pengelolaan ruang publik, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana participatory design dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan komunitas secara keseluruhan. Berbagai perspektif dari para peneliti terkemuka, seperti Seixas, Duarte, Alvarez, Else, Holzman, Moore, Lippman, Kono, Mukherjee, Pipek, dan Merkel, digunakan untuk merangkum pentingnya integrasi teknologi, pembatasan bermain di luar rumah, teori Vygotsky tentang bermain, keseimbangan antara belajar dan bermain, serta waktu luang yang positif dan terstruktur dalam pembangunan ruang bermain terbuka yang inklusif dan mendukung perkembangan anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dalam desain ruang bermain memungkinkan penciptaan lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak, meningkatkan potensi ruang tersebut sebagai tempat untuk aktivitas fisik, interaksi sosial, dan pengembangan emosional. Dengan melibatkan anak-anak dan komunitas dalam proses perencanaan dan pengembangan ruang publik, pembuat kebijakan dan perencana kota dapat memastikan bahwa kebutuhan dan preferensi mereka terpenuhi dengan baik, menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi perkembangan anak-anak serta membangun hubungan yang kuat antara anak-anak, komunitas, dan lingkungan mereka.     

This research explores the correlation between children's leisure activities and the availability of open playground spaces in urban areas, focusing on the city of Depok. Through a participatory approach in the design and management of public spaces, this study aims to analyze how participatory design can enhance the quality of life for children and communities as a whole. Various perspectives from leading researchers, such as Seixas, Duarte, Alvarez, Else, Holzman, Moore, Lippman, Kono, Mukherjee, Pipek, and Merkel, are utilized to summarize the importance of integrating technology, limitations on outdoor play, Vygotsky's theory of play, the balance between learning and playing, and structured positive leisure time in the development of inclusive and supportive open playgrounds for children. The research findings indicate that a participatory approach in playground design allows for the creation of environments tailored to children's needs, enhancing the potential of these spaces as areas for physical activity, social interaction, and emotional development. By involving children and communities in the planning and development process of public spaces, policymakers and urban planners can ensure that their needs and preferences are well met, creating inclusive and supportive environments for children's development and fostering strong relationships among children, communities, and their surroundings.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-06