PERAN STRATEGI PERIKLANAN EDUKATIF DALAM BRAND BUILDING SKINTIFIC PADA ERA KONSUMEN SKINCARE YANG SEMAKIN KRITIS

Penulis

  • Cicik Marselah Universitas Yudharta Pasuruan

Kata Kunci:

Skintific, Periklanan Edukatif, Brand Building, Konsumen Kritis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi periklanan edukatif berperan dalam membangun kekuatan merek (brand building) Skintific di tengah pergeseran perilaku konsumen Indonesia yang semakin kritis, atau yang dikenal sebagai kelompok "skintellectuals". Industri kecantikan di Indonesia telah bertransformasi dari orientasi hasil estetika instan menjadi kesadaran mendalam terhadap kesehatan kulit jangka panjang, khususnya pada fungsi skin barrier. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder dari laporan industri seperti ZAP Beauty Index 2024, penelitian ini mengeksplorasi efektivitas narasi ilmiah dalam iklan terhadap persepsi kualitas dan loyalitas konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi Trilogy Triangle Effect (TTE) dan edukasi mengenai 5X Ceramide mampu menciptakan diferensiasi yang kuat di pasar yang jenuh. Strategi periklanan yang transparan dan informatif terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen (t = 5,699), sementara inovasi produk menjadi faktor dominan dalam mempertahankan kepuasan (β = 0,589). Integrasi antara konten edukatif dan platform social commerce seperti TikTok mempercepat proses konversi dari kesadaran merek menjadi keputusan pembelian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa periklanan edukatif adalah instrumen strategis yang fundamental bagi merek modern untuk memenangkan kepercayaan konsumen yang skeptis di era digital.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30