PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK (@sebutsajabangpur) SEBAGAI PERANGKAT PUBLIC RELATIONS DAN BRANDING UMKM: STUDI KASUS DESKRIPTIF

Penulis

  • Abdul Jabbar Ashari Universitas Yudharta

Kata Kunci:

Tiktok, Public Relations, Branding, UMKM, Media Sosial

Abstrak

Perkembangan media sosial mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi strategi komunikasi yang lebih adaptif, termasuk pemanfaatan platform video pendek seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana akun TikTok @sebutsajabangpur dimanfaatkan sebagai perangkat public relations (PR) dan branding UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui observasi non-partisipan dan dokumentasi konten (video, caption, hashtag, serta interaksi komentar) selama periode pengamatan satu minggu. Indikator kinerja awal yang tercatat pada periode tersebut menunjukkan akumulasi sekitar 5.000 tayangan (views) pada konten yang dipublikasikan. Hasil analisis menghasilkan pemetaan fungsi PR (informasi, persuasi, dan engagement) serta elemen branding (identitas visual, konsistensi pesan, dan storytelling) yang dapat diterapkan UMKM di TikTok. Temuan ini menegaskan bahwa TikTok berpotensi memperkuat brand awareness dan hubungan UMKM dengan audiens melalui perencanaan pilar konten, ajakan bertindak (call-to-action), dan pengelolaan interaksi dua arah. Penelitian ini juga menyediakan instrumen lembar koding sebagai panduan praktis untuk evaluasi konten UMKM di TikTok.

The rapid growth of social media encourages Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to adopt more adaptive communication strategies, including short-video platforms such as TikTok. This study describes how the TikTok account @sebutsajabangpur is utilized as a public relations (PR) and branding tool for an MSME. A qualitative-descriptive approach was employed through non-participant observation and content documentation (videos, captions, hashtags, and comment interactions) over a one-week observation period. The initial performance indicator recorded during the period showed a cumulative approximately 5,000 views on the published content. The analysis maps PR functions (information, persuasion, and engagement) and branding elements (visual identity, message consistency, and storytelling) applicable for MSMEs on TikTok. The findings suggest that TikTok can strengthen brand awareness and MSME-audience relationships through content pillars planning, clear calls-to-action, and two-way interaction management. The study also provides a coding sheet instrument as a practical guide for evaluating MSME TikTok content.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30