ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN AIR ISI ULANG MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA DEPOT ZAHRA WATER
Kata Kunci:
Persediaan, Air Isi Ulang, Economic Order Quantity, Biaya Pemesanan, Pengendalian PersediaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan persediaan air isi ulang di Depot Zahra Water menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Pengendalian persediaan diperlukan untuk menjaga ketersediaan produk, memenuhi permintaan pelanggan, serta menekan biaya pemesanan dan penyimpanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data penjualan selama periode September 2025 sampai Agustus 2026. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi kepada pemilik atau pengelola depot, sedangkan data sekunder berasal dari catatan penjualan dan dokumen terkait. Analisis dilakukan dengan menghitung total kebutuhan tahunan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan per unit, jumlah pemesanan ekonomis, frekuensi pemesanan, dan interval pemesanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan air isi ulang selama satu tahun mencapai 35.187 unit. Biaya pemesanan setiap kali pengadaan sebesar Rp75.000, sedangkan total biaya penyimpanan per tahun sebesar Rp2.100.000. Berdasarkan perhitungan, biaya penyimpanan per unit per tahun adalah Rp59,68. Nilai EOQ yang diperoleh sebesar sekitar 9.404 unit setiap kali pemesanan. Dengan jumlah tersebut, frekuensi pemesanan mencapai 3,74 kali per tahun dan secara operasional dibulatkan menjadi 4 kali pemesanan per tahun. Interval pemesanan berdasarkan asumsi 365 hari adalah sekitar 97,55 hari atau dibulatkan menjadi 98 hari. Dengan demikian, metode EOQ dapat membantu Depot Zahra Water menentukan jumlah dan waktu pemesanan secara lebih terukur, sistematis, dan efisien. Namun, hasil perhitungan perlu dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan perubahan permintaan, biaya, kapasitas penyimpanan, dan kondisi operasional depot.
This study aims to analyze the refill drinking water inventory management at Depot Zahra Water using the Economic Order Quantity (EOQ) method. Inventory control is necessary to maintain product availability, meet customer demand, and minimize ordering and holding costs. This study employed a descriptive quantitative approach using sales data collected from September 2025 to August 2026. Primary data were obtained through interviews and observations involving the owner or manager of the depot, while secondary data were obtained from sales records and relevant documents. The analysis involved calculating annual demand, ordering costs, holding costs per unit, economic order quantity, ordering frequency, and ordering intervals. The results show that the total annual demand for refill drinking water reached 35,187 units. The ordering cost was Rp75,000 per order, while the total annual holding cost was Rp2,100,000. Based on the calculation, the holding cost was Rp59.68 per unit per year. The EOQ calculation resulted in an optimal order quantity of approximately 9,404 units per order. With this order quantity, the ordering frequency was 3.74 times per year, which can be operationally rounded to four orders per year. Based on an assumption of 365 days per year, the ordering interval was approximately 97.55 days, or 98 days when rounded. Therefore, the EOQ method can assist Depot Zahra Water in determining order quantities and ordering schedules in a more measurable, systematic, and efficient manner. However, the results should be evaluated periodically by considering changes in demand, costs, storage capacity, and the depot’s operational conditions.




