ANALISIS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PENDIDIKAN AL-AZHAR MEULABOH MENGGUNAKAN PENDEKATAN 7S FRAMEWORK DAN LOGICAL FRAMEWORK APPROACH
Kata Kunci:
Pengembangan SDM, Manajemen Pendidikan, 7S Framework, PESTEL, Balanced Scorecard, LFAAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan sumber daya manusia dan mutu layanan pendidikan di Lembaga Pendidikan Al Azhar Meulaboh melalui pendekatan manajerial modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis sistem operasional (input–transformasi–output, tata letak fasilitas, pengelolaan persediaan, dan manajemen kualitas), observasi lapangan, serta kajian dokumen. Analisis strategis dilakukan melalui PESTEL Analysis, Balanced Scorecard, 7S Framework, dan Logical Framework Approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada pengembangan SDM, khususnya ketidakseimbangan rasio guru–siswa, variasi kompetensi pedagogik, serta rendahnya literasi digital. Sistem administrasi yang masih manual, keterbatasan sarana prasarana, dan ketidakkonsistenan implementasi kurikulum turut memengaruhi mutu pembelajaran. LFA menegaskan perlunya peningkatan kapasitas guru, digitalisasi administrasi, dan penguatan supervisi akademik. Kesimpulannya, peningkatan kualitas lembaga memerlukan penguatan SDM, pembenahan sistem manajemen, dan adaptasi terhadap dinamika eksternal.
This study aims to analyze human resource management and educational service quality at Al Azhar Meulaboh using modern managerial approaches. The research employs a descriptive qualitative method, combining operational system analysis (input–transformation–output, facility layout, inventory management, and quality management), field observation, and document review. Strategic analysis integrates PESTEL Analysis, the Balanced Scorecard, the 7S Framework, and the Logical Framework Approach. The findings show that the main challenges lie in human resource development, particularly the unbalanced teacher–student ratio, varied pedagogical competencies, and low digital literacy. Manual administrative systems, limited infrastructure, and inconsistent curriculum implementation further affect learning quality. LFA highlights the need for teacher capacity building, digitalized administration, and strengthened academic supervision. In conclusion, improving the institution’s quality requires stronger human resources, enhanced management systems, and adaptation to external factors.




