ETIKA, TRANSPARANSI, DAN KEBERLANJUTAN DALAM INFLUENCER MARKETING: DAMPAKNYA TERHADAP KEPERCAYAAN DAN MINAT BELI KONSUMEN (LITERATURE REVIEW 2019-2025)
Kata Kunci:
Influencer Marketing, Etika, Transparansi, Kepercayaan Konsumen, Minat BeliAbstrak
Influencer marketing telah berkembang signifikan seiring dengan dominasi media sosial. Namun, akibatnya muncul kekhawatiran mengenai praktik promosi yang tidak etis, kurangnya transparansi sponsorship, dan kemungkinan “greenwashing”. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana aspek etika, transparansi, dan keberlanjutan dalam aktivitas influencer memengaruhi kepercayaan dan minat beli konsumen. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap publikasi relevan, mencakup studi empiris, meta-analisis, dan penelitian tentang green marketing dan influencer. Hasil kajian menunjukan bahwa pengungkapan iklan secara jelas meningkatkan persepsi kredibilitas influencer dan kepercayaan konsumen, hal tersebut mendorong minat beli konsumen. Sebaliknya, praktik misleading endorsement & greenwashing berdampak negatif terhadap kepercayaan dan minat beli konsumen. Temuan juga menunjukan bahwa influencer yang mempromosikan produk atau gaya hidup berkelanjutan secara autentik mampu memperoleh keunggulan dari segi reputasi dan minat beli. Berdasarkan hasil sintetis literatur tersebut, artikel ini mengusulkan model konseptual MCRI (Morality-Credibility-Responsibility-Impact) sebagai kerangka untuk mengevaluasi etika dalam influencer marketing




