ANALISIS PERMASALAHAN INTERNAL DAN REKOMENDASI STRATEGIS PENGEMBANGAN USAHA RAJA BUAH MEULABOH BERDASARKAN MODEL MCKINSEY 7S

Penulis

  • Harnija Universitas Teuku Umar

Kata Kunci:

Mckinsey 7S, UMKM, Analisis Internal, Manajemen Strategis, Raja Buah Meulaboh

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal usaha Raja Buah Meulaboh dengan menggunakan McKinsey 7S Framework, yang meliputi strategi, struktur, sistem, nilai bersama, gaya kepemimpinan, sumber daya manusia, dan keterampilan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui penelaahan dokumen analisis usaha dan pengamatan terhadap aspek operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti strategi yang sederhana, struktur yang sentralistik, sistem operasional yang belum terstandar, nilai bersama yang belum tertanam, gaya kepemimpinan yang bersifat satu arah, pengelolaan SDM yang belum komprehensif, serta keterampilan staf yang belum sesuai tuntutan bisnis modern. Meskipun demikian, usaha dinilai layak dikembangkan melalui penguatan strategi, digitalisasi sistem, pembentukan budaya kerja, peningkatan kapasitas SDM, dan pengembangan keterampilan teknis serta pelayanan. Secara keseluruhan, model McKinsey 7S terbukti efektif dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal serta memberikan arahan strategis untuk perbaikan dan pengembangan usaha.

This study aims to analyze the internal condition of Raja Buah Meulaboh using the McKinsey 7S Framework, which includes strategy, structure, systems, shared values, leadership style, staff, and skills. A descriptive qualitative approach was employed by reviewing business analysis documents and observing operational elements. The results indicate that the business faces several internal challenges, such as a basic and reactive strategy, centralized organizational structure, unstandardized operational systems, underdeveloped shared values, directive leadership style, unsystematic human resource management, and staff skills that do not yet meet modern business demands. Nevertheless, the business is considered feasible for further development through strengthened strategic planning, system digitalization, cultural development, improved human resource capacity, and enhancement of technical and service-related skills. Overall, the McKinsey 7S model proves effective in identifying internal strengths and weaknesses, providing strategic direction for improvement and sustainable business development.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30