PENGARUH LUAS LAHAN, MODAL KERJA DAN TENAGA KERJA TERHADAP JUMLAH PRODUKSI PADI DI KELURAHAN BERU KECAMATAN WLINGI KABUPATEN BLITAR
Kata Kunci:
Luas Lahan, Modal Kerja, Tenaga Kerja, Jumlah Produksi, PadiAbstrak
Padi merupakan salah satu komoditas pertanian penting yang berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Dalam kegiatan usahatani padi, jumlah produksi dipengaruhi oleh berbagai faktor produksi, antara lain luas lahan, modal kerja, dan tenaga kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan, modal kerja, dan tenaga kerja terhadap jumlah produksi padi di Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 30 petani padi yang tergabung dalam kelompok tani. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan pendekatan fungsi produksi Cobb-Douglas melalui transformasi logaritma natural. Pengujian dilakukan menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi padi, sedangkan modal kerja dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, luas lahan, modal kerja, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi padi, dengan nilai F hitung sebesar 68,862 dan signifikansi 0,000. Nilai R² sebesar 0,888 menunjukkan bahwa 88,8% variasi jumlah produksi padi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel dalam penelitian, sedangkan 11,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar variabel. Dengan demikian, luas lahan menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap jumlah produksi padi dalam penelitian ini.
Rice is a crucial agricultural commodity that plays a vital role in meeting the community's food needs. In rice farming operations, production volume is influenced by various production factors, including land area, working capital, and labor. Therefore, this study aims to analyze the influence of land area, working capital, and labor on rice production volume in Beru Urban Village, Wlingi District, Blitar Regency, both partially and simultaneously. This study employs a quantitative approach with 30 rice farmers belonging to farmer groups as respondents. The Data were analyzed using multiple linear regression based on the Cobb-Douglas production function model via natural logarithm transformation. Hypothesis testing was conducted using the t-test, F-test, and the coefficient of determination (R²). The results indicate that, partially, land area has a positive and significant effect on rice production volume, whereas working capital and labor do not have a significant effect. Simultaneously, land area, working capital, and labor significantly influence rice production volume, with a calculated F-value of 68.862 and a significance level of 0.000. The R² value of 0.888 indicates that 88.8% of the variation in rice production volume can be explained by the three variables in the study, while 11.2% is explained by factors outside the variables. Thus, land area is the most influential factor regarding rice production volume in this study.




