TRANSFORMASI SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DI ERA DIGITAL: INTEGRASI STRATEGIC CONTROL, BEHAVIORAL CONTROL, DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI

Penulis

  • Tati Sugiarti STIE Cirebon
  • Aceng Abdul Hamid STIE Cirebon

Kata Kunci:

Sistem Pengendalian Manajemen, Strategic Control, Behavioral Control, Artificial Intelligence, Digital Control, Tata Kelola Sosio-Sibernetika.

Abstrak

Evolusi teknologi dalam lanskap industri modern telah memicu pergeseran fundamental pada cara organisasi merancang, mengeksekusi, dan mengevaluasi arsitektur kendali internal mereka. Kehadiran Artificial Intelligence (AI), sistem automasi, analitik prediktif, dan mahadata (Big Data) menuntut dekonstruksi terhadap pakem Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) konvensional yang cenderung kaku dan bersifat retrospektif. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk menyelidiki secara komprehensif dinamika transformasi SPM melalui amalgamasi tiga pilar utama: strategic control, behavioral control, dan digital control berbasis kecerdasan buatan dalam rangka mengeskalasi kinerja organisasi secara berkelanjutan. Eksplorasi ini didasarkan pada metodologi kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur kritis (critical literature review) terhadap literatur manajemen stratejik, sibernetika, dan tata kelola digital kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapabilitas organisasi untuk mempertahankan keunggulan kompetitif di era volatilitas digital tidak lagi sekadar ditentukan oleh presisi formulasi strategi, melainkan oleh kelenturan mekanisme kendali yang mampu menyelaraskan visi korporasi, dinamika psikologis/perilaku insani, serta infrastruktur algoritma digital. Integrasi AI memfasilitasi transisi dari kendali reaktif (reactive monitoring) menuju sistem kendali sosio-sibernetika yang prediktif, adaptif, dan berbasis keputusan seketika (real-time sensemaking). Studi ini menyimpulkan bahwa model SPM masa depan wajib mengadopsi kerangka kerja lingkar tertutup (closed-loop system) yang menyeimbangkan otomasi teknologi dengan mitigasi risiko perilaku guna menekan anomali operasional dan memperkuat tata kelola organisasi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31