ANALISIS PELUANG DAN ANCAMAN TANTANGAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL INDONESIA PADA SEKTOR TEKSTIL DENGAN NEGARA ASIA (STUDI KASUS: TIONGKOK)

Penulis

  • Patmawati Universitas Pelita Bangsa

Kata Kunci:

Perdagangan Internasional, Tekstil Indonesia, Ekspor Impor, Tiongkok, Industri Manufaktur

Abstrak

Perdagangan internasional sektor tekstil Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan dinamika yang signifikan di tengah pemulihan ekonomi global dan persaingan ketat antarnegara Asia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya peran industri tekstil sebagai sektor strategis yang berkontribusi terhadap ekspor nasional, namun masih menghadapi tantangan berupa ketergantungan impor bahan baku dan tekanan produk murah dari negara lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan ancaman perdagangan internasional tekstil Indonesia dengan negara Asia, khususnya Tiongkok, serta mengidentifikasi perkembangan ekspor dan impor pada tahun 2025. Metode yang digunakan adalah qualitative descriptive research dengan pendekatan studi pustaka (library research) berdasarkan data sekunder dari BPS, Kementerian Perindustrian, dan publikasi ekonomi tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total ekspor tekstil Indonesia mencapai USD 13,17 miliar dengan pertumbuhan 4,51%, didominasi oleh alas kaki sebesar USD 5,16 miliar yang tumbuh 11,89%, sementara impor tekstil turun menjadi USD 606,8 juta dengan penurunan impor dari Tiongkok sebesar 36,60%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan daya saing industri tekstil Indonesia, meskipun masih terdapat tantangan struktural dalam rantai pasok global.

International trade in Indonesia’s textile sector in 2025 shows significant dynamics amid global economic recovery and intense competition among Asian countries. The background of this study is based on the increasing role of the textile industry as a strategic sector contributing to national exports, while still facing challenges such as dependence on imported raw materials and pressure from low-cost products from other countries. This study aims to analyze the opportunities and threats of Indonesia’s international textile trade with Asian countries, particularly China, as well as to identify export and import developments in 2025. The method used is qualitative descriptive research with a library research approach based on secondary data from BPS, the Ministry of Industry, and economic publications in 2025. The results show that Indonesia’s total textile exports reached USD 13.17 billion with a growth of 4.51%, dominated by footwear exports valued at USD 5.16 billion, which increased by 11.89%, while textile imports decreased to USD 606.8 million, with imports from China dropping by 36.60%. These findings indicate an improvement in Indonesia’s textile industry competitiveness, although structural challenges in the global supply chain remain.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30