SISTEM EKONOMI DI MASA KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB R.A.

Penulis

  • Tatu Apridianti IAIN Pontianak
  • Ichsan Iqbal IAIN Pontianak

Kata Kunci:

Ekonomi Islam, Umar Bin Khattab R.A, Kebijakan Ekonomi, Baitul Mal, Kesejahteraan Sosial

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem ekonomi pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab r.a dalam perspektif sejarah ekonomi Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami kontribusi ekonomi Islam klasik yang tidak semata-mata bersifat normatif, melainkan juga memiliki dimensi aplikatif dalam menciptakan sistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Kepemimpinan Umar bin Khattab r.a menjadi fokus karena keberhasilannya dalam mengelola perekonomian di tengah perluasan wilayah Islam dan keberagaman masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan historis-analitis serta memanfaatkan data sekunder dari literatur klasik dan modern. Analisis dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola kebijakan ekonomi serta konteks sosial dan politik yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ekonomi pada masa Umar bin Khattab r.a berlandaskan prinsip keadilan, kesejahteraan sosial, dan keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat. Pengelolaan pendapatan negara, seperti zakat, jizyah, kharaj, pajak perdagangan, serta harta fa’i dan ghanimah, dilakukan secara sistematis melalui Baitul Mal. Selain itu, kebijakan seperti pengawasan pasar melalui hisbah, reformasi agraria, pembangunan infrastruktur, serta jaminan sosial turut mendukung stabilitas ekonomi. Kesimpulannya, sistem ekonomi pada masa Umar bin Khattab r.a mencerminkan integrasi antara nilai syariat dan tata kelola pemerintahan yang terorganisir. Kebijakan tersebut berhasil menciptakan distribusi kekayaan yang merata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi negara. Model ini relevan sebagai rujukan dalam pengembangan ekonomi Islam modern yang adil dan inklusif.

This study aims to analyze the effectiveness of financing products offered by Islamic banks in supporting regional economic growth in South Sulawesi. As financial institutions that adhere to Islamic principles, Islamic banks play a crucial role in providing financing that upholds justice and sustainability. Financing products such as murabaha, mudharabah, and ijarah have contributed to driving the real sector, creating business opportunities, and generating employment in South Sulawesi. This research employs a qualitative method with a case study approach on several Islamic banks operating in the region. The findings indicate that despite challenges in the implementation of financing products, Islamic banks play a significant role in strengthening the local economy, both through increased investment and the development of SMEs. Additionally, Islamic financing products have a positive impact on financial inclusion by improving access to financial services that are more just and sustainable.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30